Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN KULON PROGO, 29 Oktober 2026
Kulon Progo, 29 Oktober 2026 — Berdasarkan hasil penelitian, 6 dari 10 muslim di Indonesia tidak bisa baca Al-Qur’an. Hasil penelirian dari Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta tahun 2024 mengungkapkan angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia mencapai 72,25 persen. Ironi jika mengingat jumlah populasi muslim di Indonesia tertinggi di dunia.
Oleh karena itu, pemberantasan buta huruf ini harus segera diselesaikan. LMI sebagai lembaga filantropi Islam yang menaruh perhatian dalam hal ini pun melakukan kolaborasi dengan komunitas Gerakan Kulon Progo Mengaji (GKM).
Kolaborasi ini dilakukan dengan menyalurkan 235 buku Iqro kepada siswa-siswa sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo pada Kamis (29/10).
Penyerahan bantuan yang turut didukung oleh Bhabinkamtibmas setempat ini dipusatkan di SDN Kokap sebagai bagian dari program pengentasan buta huruf Al-Qur'an, khususnya bagi pelajar kelas 3 hingga 5 SD.
Ketua GKM, H. Ilyasin, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai mediator program ini juga menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga.
"Kita semua bergerak dengan satu tujuan yang sama, yaitu menyukseskan program pengentasan buta huruf Al-Qur'an bagi anak-anak di Kulon Progo," tegasnya.
Selain itu, Rosa, selaku perwakilan LMI, turut menyampaikan pesan dari para donatur agar bantuan ini dapat dioptimalkan dalam kegiatan belajar mengajar.
"Kami hadir sebagai jembatan amanah dari para donatur. Kami menitipkan buku-buku Iqro ini dengan harapan dapat langsung dimanfaatkan dan tidak sekadar menjadi pajangan. Semoga di bawah bimbingan bapak dan ibu guru, proses belajar berjalan lancar sehingga aliran keberkahannya tidak pernah putus," ujar Rosa.
Bantuan tersebut disambut baik oleh perwakilan penerima manfaat sekaligus Ketua KKG PAI Kapanewon Kokap, Bapak Mujiyono.
"Terima kasih atas dukungan penyaluran Iqro hari ini. Sinergi seperti ini sangat berarti bagi kami, menyusul kegiatan pada 16 Oktober lalu di mana kami bersama GKM juga sukses menggelar program edukasi bersama BEM Pangandaran yang disiarkan serentak se-Kulon Progo," ungkapnya.
Sebanyak 235 buku Iqro tersebut didistribusikan kepada 11 sekolah penerima manfaat, yakni SDN Kokap (40 buku), SDN Tangkisan (25 buku), SDN 1 Pripih (25 buku), serta SDN Teganing, SDN Selo, SD Hargotirto, SD Clapar, SD Muh Tlogolelo, SD Grindang, SD Plaosan, dan SD Kalirejo yang masing-masing menerima 20 buku.
KABUPATEN KULON PROGO, 29 October 2026
Kulon Progo, 29 Oktober 2026 — Berdasarkan hasil p...
KABUPATEN BOJONEGORO, 26 October 2026
Bojonegoro, 26 Oktober 2026 — Fenomena El Nino yan...
KOTA SURABAYA, 29 October 2026
Surabaya, 29 Oktober 2026 — Menanggapi berbagai ma...
KABUPATEN BOJONEGORO, 26 October 2026
Bojonegoro, 26 Oktober 2026 — Sebagai kebutuhan fu...