Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

Berawal dari Limbah dan Kepedulian Lingkungan, Penerima Beasiswa LMI Raih Juara 2 FIKSI Tingkat Nasional 2026

KABUPATEN SITUBONDO, 16 Oktober 2026

Berawal dari Limbah dan Kepedulian Lingkungan, Penerima Beasiswa LMI Raih Juara 2 FIKSI Tingkat Nasional 2026


Situbondo, 16 Oktober 2026 — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Situbondo. Azzahro Suci Aprilia, salah satu siswa berprestasi sekaligus penerima beasiswa LMI, berhasil menyabet Juara 2 Tingkat Nasional dalam ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 untuk Bidang Fashion Kategori Pengembangan Usaha.


Penghargaan bergengsi tersebut resmi diserahkan pada puncak penganugerahan yang berlangsung luring di Universitas Pendidikan Ganesha, Kota Singaraja, Provinsi Bali, pada Jumat (16/10/2026). 


Ajang ini menjadi medan kompetisi sengit yang diikuti oleh sekitar 6.000 pendaftar skala nasional dari jenjang SMA/SMK/MA sederajat se-Indonesia, sebelum akhirnya menyaring 200 finalis terbaik di babak akhir.


Inovasi yang diusung Zahro adalah Batik Eco-Loop, sebuah karya fesyen berkelanjutan sustainable fashion yang berakar dari potensi lokal Situbondo. 


Lahir dari keprihatinannya terhadap tantangan lingkungan di daerahnya, Zahro memanfaatkan limbah kelapa sawit dan kulit pohon mumbo sebagai bahan pewarnaan dan pengembangan motif. Motif yang diangkat pun kental dengan kearifan lokal Situbondo, yakni motif Marongghi (Daun Kelor) dan Bheko Besoke (Tembakau Besuki).


Tidak hanya mengedepankan aspek ramah lingkungan, Batik Eco-Loop juga mengusung konsep inklusivitas sosial dan ekonomi kerakyatan. Zahro merangkul rekan-rekan disabilitas di Rumah Batik Inklusi, siswa-siswi vokasi SMKN 2 Bondowoso, serta ibu rumah tangga dan pengrajin lokal Situbondo untuk berkolaborasi dalam rantai produksinya.


"Melalui Batik Eco-Loop, saya ingin menghadirkan solusi fesyen yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan dampak sosial yang kuat dan menggerakkan ekonomi warga," ujar Zahro.



Perjuangan menuju panggung Juara 2 Nasional ini memakan waktu hampir satu tahun. Berawal dari informasi pendaftaran pada Desember 2025, Zahro bersama Tim PRIMA dan guru pembina mulai melakukan riset mendalam sejak Januari 2026. Tahapan seleksi awal dipadukan dengan uji pasar proof of concept secara internal kepada civitas akademika SMAN 2 Situbondo.


Dukungan penuh pun mengalir dari berbagai pihak, termasuk Bapak Bupati Situbondo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso-Situbondo, hingga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sebelum berangkat ke Bali, Zahro juga difasilitasi mengikuti pembekalan intensif oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mematangkan dokumen ilmiah, pitchdeck, dan teknik presentasi.


Rangkaian penjurian di Bali pada 12–16 Oktober 2026 berlangsung ketat, mencakup penilaian pameran booth, transaksi penjualan produk di lokasi, hingga sesi presentasi serta tanya jawab bersama dewan juri. Perjuangan panjang sejak awal tahun tersebut akhirnya membuahkan hasil manis yang mengharumkan nama Situbondo dan LMI di kancah nasional.

Berita Perwilayah

Jenis berita