Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN HALMAHERA SELATAN, 24 Agustus 2026
NTT, 24 Agustus 2026 — Sudah sepekan lebih pasca gempa bumi M7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebutuhan masyarakat terdampak masih terus berusaha dipenuhi. Sejak gempa utama terjadi pada 15 Agustus 2026, tercatat oleh BMKG adanya gempa susulan sebanyak 6.697 kali hingga Senin (24/08/2026).
Melihat kondisi tersebut, LMI Rescue melalui RNPB Laznas LMI terus mengupayakan respons kemanusiaan dengan membangun sejumlah posko layanan, seperti posko pengungsian, dapur umum, dan pos air bersih di wilayah-wilayah terdampak.
Hingga Senin (24/08/2026), LMI Rescue bersama para relawan berhasil membangun empat titik pos kemanusiaan yang terdiri dari satu pos utama dan tiga pos aju. Pos tersebut menjadi pusat koordinasi sekaligus titik pelayanan untuk mendekatkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di sisi lain, LMI juga membangun dapur umum dan dapur air untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Tercatat 120 penerima manfaat mendapatkan layanan dapur umum, 130 penerima manfaat pos dapur air, 1.934 distribusi logistik, dan memberikan layanan kesehatan kepada 45 penerima manfaat.
“Respons kemanusiaan terus kami lakukan dengan berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Tim berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan, termasuk melalui layanan dapur umum, distribusi logistik, dan air bersih,” ujar Susanto, Humanitarian Program Laznas LMI.
Banyak kebutuhan masyarakat yang masih dibutuhkan di lapangan. Di antaranya, alas tidur, terpal, air minum, dapur umum, baby kit, family kit, selimut, hygiene kit, genset, dan sembako dibutuhkan untuk menunjang kehidupan selama masa tanggap darurat.
Bersama 13 relawan dengan 4 motor operasional dan 1 mobil rescue, LMI Rescue terus melakukan asesmen serta memperbarui distribusi bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
Oleh karena itu, di tengah situasi yang masih darurat, keberadaan posko, makanan, dan air bersih bukan lagi sekadar bantuan. Itu adalah upaya untuk memastikan para penyintas tetap memiliki ruang untuk bertahan, pulih, dan perlahan kembali menata kehidupan.
KABUPATEN BOJONEGORO, 26 October 2026
Bojonegoro, 26 Oktober 2026 — Fenomena El Nino yan...
KOTA SURABAYA, 29 October 2026
Surabaya, 29 Oktober 2026 — Menanggapi berbagai ma...
KABUPATEN BOJONEGORO, 26 October 2026
Bojonegoro, 26 Oktober 2026 — Sebagai kebutuhan fu...
KABUPATEN NGANJUK, 28 October 2026
Nganjuk, 28 Oktober 2026 – Sebuah usaha tidak hany...