Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN SIDOARJO, 21 September 2026
Sidoarjo, 21 September 2026 — Tidak ada manusia yang ingin hidup dengan keterbatasan, apalagi kekurangan. Maka dari itu, setiap orang selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Meski terkadang usaha rasanya tidak cukup karena fisik yang lemah atau minimnya akses keternagakerjaan, mereka tidak pernah menyerah untuk berjuang. Seperti Bapak Sumariyono dan Ibu Murniati.
Keduanya sama-sama berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Bedanya, Bapak Sumariyono adalah penyandang tunanetra yang harus menelan nasib hidup bersama orang tua. Tanpa pendamping, beliau mencoba tidak merepotkan kedua orang tuanya dengan bekerja sebagai penjual makanan dan minuman.
Ibu dan ayahnya bertugas untuk membuat makanan dan minumannya. Sedangkan Pak Sumariyono yang bertugas untuk menjualkan makanan tersebut ke tetangga atau ke pasar. Meski dalam keterbatasan, beliau tetap ingin berguna bagi keluarga.
Sementara itu, nasib Bu Murniati juga tidak kalah luar biasanya. Beliau adalah orang tua tunggal yang harus menghidupi kebutuhan anak-anaknya. Bekerja sebagai buruh kupas bawang merah dan bawang putih, beliau tiap hari berjuang demi mencukupi dan mendukung cita-cita anaknya.
Padahal, upah hasil mengupas bawang tidak seberapa, bahkan di bawah Rp100 ribu. Tetapi beliau memilih untuk tidak menyerah. Karena menyerah hanya akan semakin memperburuk kondisi keluarganya.
Dua kondisi dari dua penerima manfaat ini yang menjadi tolok ukur penyaluran bantuan ekonomi LMI. Berbagai donasi dan sedekah yang telah diberikan oleh para donatur akan dikelola dan diperuntukkan bagi para penerima manfaat seperti Pak Sumaryono dan Ibu Murniati.
Pada Senin (21/09), bantuan tersebut diberikan kepada keduanya di rumah mereka masing-masing. Selain memberi bantuan, LMI juga memberikan motivasi dan pendampingan agar Pak Sumaryono dan Ibu Murniati tetap semangat memperjuangkan ekonomi keluarga mereka.
Sidoarjo, 21/08/2026 — Ibu Murniati sehari-hari bekerja sebagai buruh kupas bawang merah dan bawang putih. Pekerjaan ini beliau jalani dengan tekun meski usianya tak lagi muda, demi mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.
Semoga santunan biaya hidup yang disalurkan melalui LMI ini membawa keberkahan bagi Ibu Murniati dan Bapak Sumaryono sekeluarga, serta menjadi amal jariyah bagi para donatur yang telah menitipkan kepeduliannya.
KABUPATEN BANTUL, 17 October 2026
Bantul, 17 Oktober 2026 — Lingkungan yang sehat ad...
KABUPATEN PACITAN, 18 October 2026
Pacitan, 18 Oktober 2026 — Merespons masalah pence...
KABUPATEN PASURUAN, 17 October 2026
Pasuruan, 17 Oktober 2026 — Kepedulian terhadap ke...
KABUPATEN TULUNGAGUNG, 16 October 2026
Tulungagung, 16 agustus 2026 — Pencarian Angga Kur...