Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

Meja Penata Mimpi Bu Latifah dari LMI

KABUPATEN PASURUAN, 23 Juni 2026

Meja Penata Mimpi Bu Latifah dari LMI

Pasuruan, 23 Juni 2026 – Tidak ada orang yang ingin hidup di tengah garis kemiskinan. Oleh karena itu, mereka senantiasa berjuang untuk bisa keluar dari sana. Tidak mudah, tapi mereka juga tidak mengenal kata menyerah. Salah satunya kisah dari Ibu Siti Latifah. Seorang pengusaha kuliner sederhana sejak 2019. Sebagai seorang perintis usaha, beliau memulai dengan menawarkan dagangannya ke tetangga, sahabat-sahabat, hingga teman satu pengajiannya. Selain itu, beliau juga berikhtiar dengan berjualan keliling menggunakan sepeda ontel.


Sebagai tulang punggung keluarga, seorang ibu yang tinggal di Jalan Ir. H. Juanda RT 01/RW 03, Kelurahan Tapa’an, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan ini harus membiayai kedua anaknya yang masih duduk di bangku SMP kelas 7 dan SD kelas 4. Aktivitasnya dimulai sejak sore hari sebelumnya, beliau membeli dan menyiapkan bahan-bahan untuk membuat kue dan juga nasi bungkus. Lalu, di siang hari sekitar pukul 11 siang, beliau akan menjajakan dagangannya ke para tetangga dan berkeliling menggunakan sepeda. Dari hasil penjualan tersebut, biasanya beliau mendapatkan uang sekitar Rp30.000,00 hingga Rp40.000,00 bahkan tidak tentu. 


Melihat kegigihan seorang ibu tersebut, LMI tidak tinggal diam. Berkat salah satu donatur, Bu Siti Latifah bertemu LMI dan dapat berdiskusi untuk meminta dukungan usaha. Salah satu mimpi yang beliau punya adalah mengembangkan usaha kateringnya, yaitu Fairus Key Catering, dengan menyediakan tempat yang lebih layak. Mendengar mimpi tersebut, LMI pun membantu untuk mewujudkannya dengan memberi bantuan meja lipat, rice coocker, dan berbagai alat lainnya sebagai penunjang modal usaha. Oleh Program Officer LMI Pasuruan, Sastro Miharjo, bantuan tersebut diberikan secara langsung pada hari Selasa silam (23/06/2026). 


“Bantuan ini diberikan supaya Bu Latifah bisa berjualan di satu tempat, tidak perlu berkeliling lagi,” tutur beliau.


Senyum haru dan kelegaan terlihat dari mimik wajah Bu Latifah. Belau sangat bersyukur dengan bantuan-bantuan yang diberikan LMI. Adapun beliau juga mengungkapkan harapan beliau untuk bisa menghasilkan produksi kue dan nasi bungkus lebih banyak sehingga bisa menambah pelanggan.


“Alhamdulillah matur suwun sanget atas bantuannya, meja lipat ini sudah lama saya idamkan dan ingin miliki, tapi hasil jualan selalu habis untuk makan dan biaya anak sekolah. Semoga dengan ini saya bisa memproduksi lebih banyak kue dan nasi bungkus,” ucap syukur beliau.



Berita Perwilayah

Jenis berita