Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

LMI Bantu Peralatan Usaha KUBE Berkah Doa Ibu, Dorong Pengembangan UMKM Olahan Ikan

KABUPATEN PASURUAN, 03 September 2026

LMI Bantu Peralatan Usaha KUBE Berkah Doa Ibu, Dorong Pengembangan UMKM Olahan Ikan


Pasuruan, 3 September 2026 — Pemberdayaan kembali dilakukan. Kali ini, LMI Pasuruan melakukannya kepada KUBE Berkah Doa Ibu. Pemberdayaan tersebut dilakukan dengan memberikan bantuan usaha, seperti kompor, tabung gas LPG, timbangan, bahan pembuatan kerupuk, blender, langseng, serta sejumlah perlengkapan usaha lainnya. 


Disalurkan pada Kamis (03/09/2026), bantuan ini diharapkan dapat membantu tujuh anggota KUBE Berkah Doa Ibu bisa meningkatkan kapasitas produksi berbagai produk olahan ikan. Produk yang dihasilkan antara lain sambal cumi, sambal teri, teri crispy, aneka kue ikan, rengginang, kerupuk ikan, hingga pentol bakso ikan.


Kube Berkah Doa Ibu merupakan kelompok usaha yang berada di lingkungan nelayan di Jalan Laksamana Martadinata, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kelompok tersebut telah menjalankan usaha sejak 2016. Selama menjalankan usahanya, kelompok ini beberapa kali mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota Pasuruan dan Dinas Perikanan atas prestasi serta kreativitas dalam mengembangkan produk olahan ikan. Para anggota juga rutin mengadakan pertemuan setiap bulan. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membahas pengembangan usaha, termasuk menciptakan produk-produk olahan ikan yang baru. Dari sisi bahan baku, lingkungan Ngemplakrejo dinilai memiliki potensi yang mendukung. Lokasinya berada di kawasan nelayan sehingga anggota relatif mudah memperoleh ikan hasil tangkapan. Selain itu, lokasi usaha juga berdekatan dengan pasar besar di wilayah Panggungrejo. 


Namun, pengembangan usaha masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah keterbatasan peralatan produksi. Sebagian peralatan yang selama ini digunakan sudah lama dan mengalami kerusakan. Sementara itu, kemampuan anggota untuk membeli peralatan baru masih terbatas. Kondisi tersebut berdampak pada kapasitas produksi. Ketika permintaan pasar meningkat, keterbatasan peralatan membuat proses produksi tidak dapat dilakukan secara optimal. Bahkan, anggota terkadang harus meminjam peralatan kepada anggota lainnya sehingga proses produksi menjadi lebih lambat.


Akibatnya, pendapatan dari usaha tersebut menjadi tidak cukup stabil. Ketika kondisi pasar ramai, penjualan dapat meningkat, sedangkan saat pasar sepi, penghasilan ikut menurun. Dengan kondisi tersebut, pengadaan peralatan produksi yang lebih lengkap masih sulit dilakukan secara mandiri. Selain peralatan, pemasaran juga menjadi tantangan tersendiri. Selama ini pemasaran produk masih didominasi wilayah Pasuruan. Beberapa anggota telah mencoba memanfaatkan platform digital seperti Shopee, Lazada, dan Tokopedia, tetapi pemanfaatannya masih terbatas pada membagikan informasi produk karena keterbatasan pengetahuan mengenai pemasaran digital.


Program Officer LMI Wilayah Jawa Timur, Sastro Miharjo, mengatakan bantuan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu anggota mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.


 “Harapannya, dengan adanya bantuan alat ini para anggota bisa mengembangkan usahanya dan meningkatkan kapasitas produksi. Mereka tidak perlu lagi saling meminjam peralatan sehingga proses produksi bisa lebih lancar,” ujar Sastro.



Berita Perwilayah

Jenis berita