Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

Kisah Bu Rahma: Guru Ngaji Tanpa Pamrih di Banjarmasin yang Bangkit Melalui Pemberdayaan LMI

KOTA BANJARMASIN, 16 Februari 2026

Kisah Bu Rahma: Guru Ngaji Tanpa Pamrih di Banjarmasin yang Bangkit Melalui Pemberdayaan LMI

Kota Banjarmasin (16/02) — Di tengah himpitan ekonomi dan laju inflasi yang kian menantang, semangat para pejuang nafkah sering kali menjadi inspirasi yang tak ternilai. Salah satunya hadir dari Siti Rahmah (51), atau yang akrab disapa Bu Rahmah, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Kelayan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang menjadi tulang punggung keluarga dengan ketulusan luar biasa.


Bu Rahmah adalah sosok ibu dengan tiga anak yang hari-harinya diisi dengan pengabdian. Selain mengelola kantin kecil di sebuah SLTP dekat rumahnya, ia juga mendedikasikan waktunya untuk mengajar di Rumah Qur’an serta memberikan les tahsin privat bagi ibu-ibu dari rumah ke rumah.


Ujian hidup menimpa keluarga ini ketika sang suami, yang dulunya merupakan karyawan swasta, mengalami kecelakaan mobil. Musibah tersebut membuat kondisi fisiknya terbatas dan tidak memungkinkan lagi untuk melakukan pekerjaan berat dalam waktu lama. Sejak saat itu, Bu Rahmah mengambil peran utama dalam mencari nafkah.


Meski pendapatan dari mengajar ngaji tidak menentu—karena ia tak pernah mematok tarif bagi warga yang juga kesulitan ekonomi—Bu Rahmah tetap menjalankan tugasnya dengan ikhlas. Baginya, menyebarkan ilmu Al-Qur'an adalah panggilan hati yang melampaui sekadar upah materi.


Bantuan Modal: Harapan Baru untuk Usaha Kantin


Melihat kegigihan dan ketulusan Bu Rahmah, LMI hadir memberikan dukungan melalui program bantuan modal usaha. Bantuan ini dialokasikan untuk meningkatkan kuantitas dan variasi menu gorengan serta jajanan di kantin sekolah yang dikelolanya.


"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Bantuan dari LMI benar-benar membantu usaha saya berkembang," ungkap Bu Rahmah dengan mata berkaca-kaca.


Hasilnya pun mulai terlihat nyata. Kini, kantin Bu Rahmah jauh lebih ramai karena jenis jajanan yang dijual lebih beragam. Menariknya, sang suami kini turut membantu berjualan di kantin, sebuah kolaborasi keluarga yang mendatangkan keberkahan. Dagangan mereka kini konsisten habis terjual setiap hari, memberikan harapan baru bagi stabilitas ekonomi keluarga mereka.


LMI berkomitmen untuk terus mendampingi para pejuang ekonomi seperti Bu Rahmah agar dapat mandiri dan terus menebar manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Berita Perwilayah

Jenis berita