Infak mudah melalui infak.in

Berita penyaluran

Kepedulianmu kebahagian mereka

Harapan Kembali Melangkah: Perjuangan Ibu Sainah Melawan Luka Diabetes Bersama Kepedulian Para Donatur

KABUPATEN SIDOARJO, 11 Juli 2026

Harapan Kembali Melangkah: Perjuangan Ibu Sainah Melawan Luka Diabetes Bersama Kepedulian Para Donatur

Sidoarjo, 11 Juli 2026 – Ujian hidup datang silih berganti kepada Ibu Sainah. Setelah kehilangan suami tercinta, beliau kembali diuji dengan penyakit diabetes yang menyebabkan luka serius pada bagian kakinya. Di tengah keterbatasan ekonomi, perjuangan untuk sembuh menjadi perjalanan yang penuh air mata, rasa sakit, sekaligus ujian harapan.


Semua bermula dari munculnya benjolan kecil di kaki Ibu Sainah. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar hingga berubah menjadi luka yang menganga, menghitam, dan mengeluarkan nanah. Kondisi tersebut membuat beliau harus segera mendapatkan penanganan medis.


Ibu Sainah sempat menjalani perawatan di puskesmas. Namun, proses pembersihan luka yang cukup berat dan menyakitkan meninggalkan trauma mendalam. Karena pengalaman tersebut, beliau memutuskan untuk melanjutkan perawatan di rumah dengan bantuan seorang bidan yang rutin datang untuk membersihkan serta merawat luka di kakinya.


Di balik perjuangan melawan penyakit, keluarga Ibu Sainah juga harus menghadapi beratnya beban ekonomi. Sejak kepergian sang suami, seluruh kebutuhan hidup keluarga ditanggung oleh anaknya. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pengobatan sang ibu, ia bekerja tanpa mengenal lelah, bahkan kerap pulang hingga larut malam atau menjelang pagi demi memperoleh penghasilan yang cukup.


Melihat kondisi tersebut, LMI Sidoarjo hadir untuk memberikan pendampingan dan menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Ibu Sainah. Bantuan yang berasal dari amanah para donatur ini menjadi penyemangat sekaligus harapan baru bagi keluarga agar proses pengobatan dapat terus berjalan tanpa harus terbebani oleh biaya yang semakin besar.


Alhamdulillah, berkat ikhtiar, doa, serta dukungan dari berbagai pihak, kondisi Ibu Sainah kini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Luka di kakinya berangsur membaik, rasa sakit mulai berkurang, dan beliau kini sudah dapat kembali berjalan meskipun masih dalam masa pemulihan.


Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sainah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai perjuangannya.


"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LMI Sidoarjo dan seluruh donatur yang telah membantu biaya pengobatan saya. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu dengan kesehatan, keberkahan, serta rezeki yang berlimpah," ungkap Ibu Sainah.


Kisah Ibu Sainah menjadi pengingat bahwa di balik setiap ujian selalu ada harapan yang tumbuh melalui kepedulian sesama. Amanah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para donatur tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pengobatan, tetapi juga menguatkan langkah seseorang untuk bangkit kembali menjalani kehidupan.


Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan, serta menjadi jalan hadirnya keberkahan bagi kita semua.



Berita Perwilayah

Jenis berita