Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN BLITAR, 12 Juli 2026
"Alhamdulillah.... saya senang sekali ikut kegiatan LMI. Dapat ilmu, menyenangkan sekali dan bantu kebutuhan sekolah saya. Terimakasih LMI"
Blitar, 12 Juli 2026 – Adalah kesan yang disampaikan oleh Musyafa’, salah satu dari 30 anak yatim dan dhuafa lainnya yang menerima manfaat dari program Wisata Edukasi Kampung Susu Dinasty Tulungagung yang diselenggarakan LMI Blitar pada Ahad (12/07/2026) silam.
Masih dalam momen keberkahan Muharram, sekaligus puncak liburan akhir tahun ajaran, LMI Blitar berbagi pembelajaran sekaligus kebahagiaan lewat program edukasi kreatifnya. Bertempat di Wisata Edukasi Kampung Susu Dinasty, Desa Sidem, Kecamatan Gondang, Tulungagung, mereka mengajak 30 anak yatim dan dhuafa untuk merasakan pengalaman belajar langsung di alam.
Bukan tanpa alasan, selain berbagi momen keberkahan bulan Muharram, acara ini juga punya tujuan khusus untuk mempersiapkan mereka menyambut ajaran baru esok harinya. Bersama para pendamping dari pihak LMI dan Kampung Susu Dinasty, ketiga puluh peserta diajak untuk melihat dan belajar proses pemeliharaan hingga pengolahan susu sapi.
Proses edukatif kreasi ini dipersiapkan dengan matang. Kegiatan disusun dengan membentuk beberapa pos pembelajaran. Pos pertamanya adalah pos pemeliharaan. Di sana, anak-anak diajak untuk berkenalan dengan berbagai satwa peternakan, seperti sapi, kelinci, dan domba. Setelah itu, mereka juga diajarkan anatomi dan cara menyayangi serta merawat mereka dengan benar.
Selesai dengan pos pertama, mereka melanjutkan perjalanan edukasi menuju pos kedua. Sorak tawa antusias kembali membahana. Sebab, di sini mereka diajak untuk belajar memerah susu sapi. Pengalaman yang mungkin belum pernah sekalipun mampir di benak mereka. Karena biasanya cuma bisa menonton di layar televisi atau telepon genggam.
Sambil membawa susu, mereka kembali berkelana menuju pos ketiga. Di sini, mereka diajak mengolah hasil perahan mereka. Memasak susu sapi hingga bisa dikonsumsi dan diedarkan ke masyarakat, pasteurisasi.
Terakhir, selain berlajar merawat, memanfaatkan, hingga memproduksi hasil peternakan, mereka juga diajarkan untuk mengolah hasil limbahnya. Bagian penting yang masih kerap dilupakan oleh masyarakat. Di pos biogas, mereka belajar mengolah limbah kotoran hewan-hewan ternak, terutama sapi, menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Dari proses pengumpulan, penggilingan, hingga fermentasi dijelaskan dengan baik oleh para pendampingnya. Maka, di sinilah semua proses belajar telah sempurna.
Belajar selesai, giliran fasilitas pendukung belajar diberikan. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan penuh para donatur dan LMI, 30 anak yatim dan dhuafa ini mendapatkan santunan dan paket back to school yang lengkap. Harapannya jelas, bukan sekadar tas di bahu, melainkan pengalaman dan mimpi-mimpi yang kembali baru. Sebab, di mana pun tempatnya, prinsip LMI tetap sama. Terus berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui program-program berdampak. Dan kegiatan Wisata Edukasi Kampung Susu Dinasty Tulungagung adalah salah satunya.
KANTOR PUSAT, 31 July 2026
Sebagian besar orang mungkin mengira bahwa proses...
KANTOR PUSAT, 31 July 2026
Setiap mendekati tanggal kembar, notifikasi e-comm...
KABUPATEN TULUNGAGUNG, 29 July 2026
Tulungagung, 29 Juli 2026 – Ancaman krisis air ber...
KANTOR PUSAT, 15 June 2026
Kalbar, 15 Juni 2026 – Sebagian anak yang beruntun...