Berita penyaluran
Kepedulianmu kebahagian mereka
KABUPATEN HALMAHERA SELATAN, 01 September 2026
Manggarai, 1 September 2026 — Sore itu, mereka berkumpul di sebuah musala sederhana. Beralaskan karpet tipis dan beratapkan terpal yang diikat ke tiang penyangga. Mereka tidak membawa apa-apa, hanya mengenakan busana muslim yang tersisa. Namun, sekalipun sederhana, tekad dan semangat mereka belajar tidak pernah meredup.
Pada Senin malam (01/09/2026), mereka berkumpul untuk satu tujuan yang sama. Kembali belajar mengaji, kegiatan yang sempat absen saat guncangan dahsyat menimpa mereka. Di tengah rumah-rumah yang masih berserakan, anak-anak penyintas gempa NTT tetap ingin belajar meskipun di tempat yang sederhana dengan alat dan fasilitas seadanya.
Ayo Kita Mengaji nama programnya. Program edukatif yang dirancang oleh LMI Rescue bersama para relawan untuk mendampingi anak-anak penyintas gempa NTT kembali belajar mengaji. Di sini, mereka sedang diupayakan untuk tetap memiliki ruang belajar. Ruang untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an meskipun mereka masih di tengah masa pemulihan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari aktivitas pendampingan pascabencana. Di mana anak-anak diajak untuk kembali berkumpul, belajar membaca Al-Qur’an, bercerita tentangnya, serta bermain bersama dalam balutan tema keagamaan.
Mungkin bagi sebagian anak kesempatan mengaji terlihat biasa. Namun, bagi anak-anak penyintas gempa, kesempatan ini adalah kesempatan berharga yang selalu mereka rindukan. Di sini, mereka tidak hanya bisa kembali belajar, melainkan juga kembali mendapatkan kesempatan untuk menjalankan aktivitas keagamaan dengan aman, ceria, dan bahagia.
KABUPATEN BANGKALAN, 14 September 2026
Bangkalan, 14 September 2026 — Bagi sebuah keluarg...
KABUPATEN TRENGGALEK, 14 September 2026
Trenggalek, 14 September 2026 — Banyaknya bencana...
KABUPATEN PONOROGO, 12 September 2026
Ponorogo, 12 September 2026 — Membumikan Al-Qur’an...
KOTA BANJAR BARU, 13 September 2026
Kalbar, 13 September 2026 — Respons kemanusiaan ma...